KENAPA EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA SEJAK DINI ITU PENTING?
Sering merasa bingung dan khawatir bagaimana jika Si Kecil terluka di sekolah? Apakah dia akan menangis? Nanti siapa yang mengobati lukanya?

Eits, kamu tak perlu khawatir lagi. Hansaplast bersama PMI telah menyelenggarakan program Anak Siaga Hansaplast yang bertujuan untuk mengajarkan Pertolongan Pertama pada anak-anak kelas 3-5 di 30 Sekolah Dasar wilayah DKI Jakarta. Program ini membantu Si Kecil menjadi siaga dalam menghadapi situasi Pertolongan Pertama sehingga bisa menolong dirinya sendiri ataupun temannya yang terluka, Sahabat Hansaplast.



Ternyata, menurut data Riskesdas tahun 2013, sebanyak 5.4% kecelakaan terjadi di lingkungan sekolah, lho. Hal ini karena anak-anak usia sekolah biasanya senang sekali melakukan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan mereka terjatuh, seperti berlari saat melakukan kegiatan olahraga ataupun saat bermain, tidak jarang terjadi kecelakaan kecil yang menyebabkan luka ringan seperti tergores, lecet, memar, dan luka ringan lainnya. Ini tentunya seringkali membuat para orang tua khawatir, apalagi kita tidak selalu bisa mendampingi Si Kecil di sekolah. Oleh karena itu, edukasi Pertolongan Pertama perlu diberikan kepada Si Kecil agar ia bisa menangani lukanya sendiri dan mampu membantu orang di sekitarnya.


Kembali ke atas


Selain itu, di program Anak Siaga Hansaplast ini, Si Kecil diajarkan dasar Pertolongan Pertama seperti apa saja kewajiban Penolong Pertama sebelum melakukan Pertolongan Pertama, yaitu:

  • Jangan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain
  • Meminta bantuan kepada yang lebih ahli
  • Memberi pertolongan yang sesuai dengan keadaan korban

Di program Anak Siaga Hansaplast juga ini diajarkan cara melindungi diri menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri) agar ketika Si Kecil melakukan Pertolongan Pertama, dia tetap mengutamakan keselamatan dirinya juga. APD digunakan agar kita tidak tertular penyakit. APD yang diperlukan antara lain:

  • Sarung tangan lateks
  • Masker penolong
  • Kacamata pelindung


Kembali ke atas

Harapannya dengan pengetahuan yang diberikan kepada Si Kecil melalui program Anak Siaga Hansaplast, Si Kecil mampu menerapkan ilmu yang sudah diberikan saat menghadapi luka ringan dan Si Kecil jadi bisa menolong dirinya sendiri dengan tenang dan mampu menolong temannya yang terluka.


Program Anak Siaga Hansaplast tidak akan berhenti hanya dengan berkunjung ke 30 Sekolah Dasar di wilayah DKI Jakarta lho, Sahabat Hansaplast. Selanjutnya, Hansaplast akan mendistribusikan Buku Cerita Pertolongan Pertama Anak Siaga Hansaplast yang terdiri dari 3 seri dan akan dicetak sebanyak 15,000 eksemplar/seri ke Sekolah Dasar di Indonesia sebagai bentuk kerjasama dengan Palang Merah Indonesia. Dengan hal ini, harapannya siswa-siswi yang sekolahnya belum dikunjungi Hansaplast dan PMI dalam program Anak Siaga Hansaplast tetap bisa mendapatkan ilmunya juga. Nantikan ya, Sahabat Hansaplast!